Selasa, 29 Agustus 2017

Cek Data Penduduk



Bagaimana melakukan cek data kependudukan anda pada layanan Kependudukan dan Catatan Sipil ?

Itu pertanyaan yang mungkin muncul dibenak anda. Sebagai pengguna Internet, kemudahan memperoleh akses terhadap begitu banyak data menimbulkan rasa penasaran apakah mungkin kita sebagai penduduk Indonesia bisa melakukan akses secara mandiri untuk mendapatkan data kependudukan minimal untuk diri sendiri.
Maraknya aksi penipuan sebenarnya bisa diminimalisir antara lain jika data kependudukan bisa diakses secara realtime. Misalnya, ada orang yang menawarkan bisnis, kita bisa mengecek status kependudukan orang tersebut secara online sehingga jika ada yang mencoba menipu bisa langsung diketahui.
Saya mencoba membuka website resmi DUKCAPIL pusat http://dukcapil.kemendagri.go.id/ tapi yang muncul kemudian cukup mengecewakan. Pada running text tertulis bahwa “layanan Cek NIK online kami tiadakan untuk mencegah penyalahgunaan “
Sebenarnya bagi pengguna Android ada aplikasi cek data yang bisa digunakan untuk mengecek data dengan memasukkan NIK, namun data yang muncul sangat terbatas. Misalnya, aplikasi yg bernama Cek KTP hanya memuat nama, NIK dan Alamat. Yang aneh adalah alamat saya masih menggunakan alamat lama padahal saya sudah mengantongi KTP dengan alamat baru, ini bisa berarti bahwa data pada aplikasi ini tidak up to date.
Mudah – mudahan kedepan DUKCAPIL bisa membuat aplikasi yang bisa melakukan cek langsung tentu saja dengan tingkat keamanan yang maksimal. Pastinya tidak ada yang mau jika data kependudukan kita diacak  - acak orang lain untuk kepentingan yang tidak baik.
Baruga, 29 Agustus 2017

Jumat, 16 Juni 2017

Cuti bersama lebaran mulai 23 Juni 2017

Tidak Kurangi Hak Cuti Tahunan, Presiden Jokowi Tetapkan 23 Juni Sebagai Cuti Bersama Idul Fitri



Dengan pertimbangan dalam rangka mewujudkan efisiensi dan efektivitas hari kerja serta memberikan pedoman bagi Instansi Pemerintah dalam melaksanakan cuti bersama tahun 2017, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari Kamis (15/6) ini telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor: 18 Tahun 2017 tentang Cuti Bersama Tahun 2017.
Melalui Keppres itu, Presiden Jokowi menetapkan cuti bersama tahun 2017, yaitu pada tanggal 23, 27,28,29, dan 30 Juni 2017 (Jumat, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jum’at) sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah dan tanggal 26 Desember 2017 (Selasa) sebagai cuti bersama Hari Raya Natal.
“Cuti bersama sebagaimana dimaksud pada Diktum PERTAMA tidak mengurangi hak cuti tahunan Pegawai Negeri Sipil,” bunyi Diktum KEDUA Keppres tersebut.
Sebelumnya, dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) disebutkan, bahwa cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1438H jatuh pada 27, 28, 29, dan 30 Juni 2017.
Namun kemudian muncul kabar  mengenai penambahan cuti bersama pada 23 Juni 2017 melalui surat yang diterbitkan oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) kepada Sekretaris Kementerian PAN-RB, yang menyebutkan adanya kesepakatan untuk menambah satu libur bersama, yaitu pada 23 Juni 2017.
Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian  PAN-RB Herman Suryatman mengatakan, pengesahan penambahan cuti lebaran itu diatur dalam Keputusan Presiden. Dan hari ini, Presiden Jokowi sudah menandatangani Keppres dimaksud. (Pusdatin/ES)

(sumber : www.Setkab.go.id)

Rabu, 13 Juli 2016

Pesta Pernikahan, Haruskah?

Pesta Pernikahan, Haruskah?<title/> <div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"> <!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:TrackMoves/> <w:TrackFormatting/> <w:PunctuationKerning/> <w:ValidateAgainstSchemas/> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:DoNotPromoteQF/> <w:LidThemeOther>IN</w:LidThemeOther> <w:LidThemeAsian>X-NONE</w:LidThemeAsian> <w:LidThemeComplexScript>X-NONE</w:LidThemeComplexScript> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables/> <w:SnapToGridInCell/> <w:WrapTextWithPunct/> <w:UseAsianBreakRules/> <w:DontGrowAutofit/> <w:SplitPgBreakAndParaMark/> <w:DontVertAlignCellWithSp/> <w:DontBreakConstrainedForcedTables/> <w:DontVertAlignInTxbx/> <w:Word11KerningPairs/> <w:CachedColBalance/> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> <m:mathPr> <m:mathFont m:val="Cambria Math"/> <m:brkBin m:val="before"/> <m:brkBinSub m:val="--"/> <m:smallFrac m:val="off"/> <m:dispDef/> <m:lMargin m:val="0"/> <m:rMargin m:val="0"/> <m:defJc m:val="centerGroup"/> <m:wrapIndent m:val="1440"/> <m:intLim m:val="subSup"/> <m:naryLim m:val="undOvr"/> </m:mathPr></w:WordDocument> </xml><![endif]

Mengadakan walimatul ursy bagi pengantin memang disunnahkan sebagaimana dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dalam salah satu riwayat madzhab Maliki bahkan mewajibkan adanya i'lan, karena nikah sirri (tidak diumumkan) menurut Malikiyah dapat mengganggu keabsahan pernikahan.

Namun demikian Rasulullah sama sekali tidak pernah menganjurkan untuk berlebihan atau harus berhutang kepada orang lain. Kepada Abdurrahman Ibn Auf, memerintahkan untuk mengadakan walimah meski hanya dengan seekor kambing. Seekor kambing dalam budaya arab merupakan perkara sepele yang semua dapat membeli atau bahkan sudah memilikinya sebagai hewan piaraan, tidak seperti di Indonesia yang menganggap penyembelihan kambing sudah sangat mewah. 
Saat menikah dengan Shafiyah, Rasulullah mengadakan walimah dengan menyuguhkan roti saja tanpa ada daging, sebagaimana sampaikan Rasulullah dalam haditsnya.
Tafsir al Tsa'labi
عن أنس: أن رسول الله صلى الله عليه وسلّم رأى على عبد الرحمن أثر صفرة وقال: «ما هذا؟» فقال: يا رسول الله تزوجت امرأة على وزن نواة من ذهب. فقال النبي صلى الله عليه وسلّم «بارك الله لك أولم ولو بشاة
dari Anas: Sesungguhnya RasuluLlah melihat Abdurrahman Ibn Auf, ada bercak kuning di wajahnya, RasuluLlah kemudian bertanya: "bercak apa itu?" Abdurrahman menjawab : "Ya Rasulullah, saya barusaja menikahi seorang perempuan dengan mahar emas seberat biji korma, Rasulullah kemudian berkata : "Moga Allah memberkahimu, buatlah walimah/pesta pernikahan meski hanya dengan seekor kambing
Sunan al Kubra lil Baihaqie juz 11 halaman 57
أنسَ بنَ مَالِكٍ رضي الله عنه يقولُ: أَقَامَ رسولُ الله بينَ خَيْبَرَ والمدينةِ ثلاثَ ليالٍ يُبْنَى عليهِ بِصَفِيَّةَ، فدعوتُ المسلمينَ إلى وليمةِ رسولِ الله ما كانَ فِيْهَا خبزٌ ولا لحمٌ، وما كانَ إلاَّ أَنْ أَمَرَ بالأَنْطَاعِ فَبُسِطَتْ وأَلْقَى عَلَيْهَا التَّمْرَ والأَقِطَ والسَّمْنَ
Dari Anas Ibn Malik, dia berkata : "RasuluLlah bermukim di tanah antara Khaibar dan Madinah tiga hari, Beliau menikahi Sayidah Sofiyah disana. Aku kemudian mengundang orang-orang muslim untuk menghadiri walimahnya RasuluLLah dengan roti tanpa daging, tidak ada apa-apa kecuali Rasul memerintahkan menggelar tikar dari kulit, kemudian digelar dan diletakkan kurma, keju dan minyak samin.
Pesta pernikahan atau walimah memang sunnah dilakukan, tetapi RasuluLLah tidak menganjurkan kita untuk berlebihan. (kuasukun/foto:ilustrasi)
-->

Kamis, 11 Desember 2014

RANGKUMAN TIK materi Internet



Mungkin masih ada yang bertanya – tanya apa sebenarnya yang dimaksud dengan internet. Atau ketika ditanya tentang internet cuma bisa bingung tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Jadi,  Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung ke seluruh dunia, hubungan itu memungkinkan terjadinya tukar menukar data dan informasi dengan sangat cepat.

Rabu, 26 Juni 2013

SUKSES DALAM HITUNGAN DETIK!

-->
Cerita sukses ini saya mulai tulis justru dalam keadaan lampu mati, suasana gelap tanpa bulan di atas mobil internet yang sinyalnya tidak pernah maksimal. Tapi saya tetap menyebutnya cerita sukses, karena bagi saya sukses itu tidak harus menghasilkan sesuatu yang besar, banyak, mewah atau berlimpah ….

lalu apakah sukses itu?

Ukuran kesuksesan itu umumnya antara lain diukur dengan materi semata. Walaupun ada juga yang mengaitkan dengan spiritualitas, jadi gambaran sukses itu adalah, punya pasangan yang perfect, rumah besar, mobil keluaran terbaru, gadget dengan fitur terlengkap, ke Tanah Suci sudah bolak balik, ibadah tidak pernah lalai, semua kriteria penghuni surga sudah terpenuhi, maka apalagi jika bukan sukses namanya. Semua kita menginginkan hal itu ada dalam kehidupan kita, istilah kerennya HIDUP MULIA ATAU MATI SYAHID!

Imbasnya adalah, orang yang keadaan hidupnya tidak memenuhi kriteria diatas akan dinilai belum sukses, lebih parah lagi jika yang menganggap tidak sukses itu adalah diri sendiri.

Padahal suksez itu bisa sangat kecil dan sederhana. sukses itu bisa dicapai setiap saat bahkan dalam hitungan detik.

Wow!. sukses dalam hitungan detik? Adakah yang pernah memikirkannya? Kalau belum, wajar.

Kebanyakan para ahli motivasi menyampaikan ide – ide mereka tentang sukses dengan panjang lebar, terus memotivasi para peserta seminar dengan kata – kata yang menggambarkan kedahsyatan sang motivator dalam menilai para peserta seminar... mungkin dalam benak para peserta bahwa sang motivator sudah paham betul bagaimana mmenyukseskan mereka. Kata – kata yang dianggap akan menggugah disampaikan dengan berapi – api pun waktu yang ada sering terasa tidak cukup bagi peserta seminar untuk terus dibuai dengan gambaran peluang demi peluang menuju kesuksesan. Sampai pada ujung materi seminar sang motivator menutup dengan kata kunci “semua akhirnya kembali kepada pribadi masing – masing”

seminar ditutup, semua peserta yang sudah membayar mahal itu pulang dengan berbagai ragam isi kepala mereka. Kesimpulannya semua yang dikatakan para motivator itu benar tapi pertanyaannya kemudian WHAT NEXT? Akhirnya cuma bisa bergumam “cape, deh!”

saya adalah penonton setia sebuah acara TV yang bertema motivasi, atayu boleh disebut mantan penonton setia. Masalahnya adalah efeknya tidak banyak berpengaruh terhadap cara hidup saya, jadi aneh bagi saya bahwa acara itu tidak memotivasi penontonnya untuk menjadi penonton setia. Kata – katanya lebih banyak mengganggu pikiran karena mwnimbulkan motivasi dalam diri saya bahwa sukses itu susah dan mahal. Bagaimana tidak, semua hal negatif yang dipaparkan ada dalam diri saya. Kemudian saya harus berubah agar bisa sukses

lalu sukses itu apa?

Sukses itu bagi saya adalah ketika saya selesai menulis artikel ini...

kesuksesan berikutnya adalah ketika saya telah berhasil mengupload ke blog saya

ITULAH SUKSES! Dan saya mencapainya dalam hitungan SETIAP DETIK!!