Jumat, 28 Desember 2012

seri memandang hidup


berusaha selalu melihat sisi baik dari kehidupan, dan tak lupa untuk mengambil hikmah dari sisi lainnya.....”

Itulah status yang sempat kutulis di akun facebook tepatnya tanggal 27 Desember 2012, yang segera dalam hitungan detik direspon oleh seorang sahabat online Paisal Rauf, tentu saja terima kasih kepada beliau yang menunjukkan apresiasi sebagai tanda adanya hal positif dalam interaksi di dunia maya.
Berbagai persoalan hidup yang melanda memang sering membuat kalang kabut pikiran dan suasana hati kita.
Persoalan paling penting dari semua itu adalah sikap kita dalam menghadapi setiap masalah yang ada. Sikap dan pikiran positif selalu menjadi senjata terbaik manghadapinya. Kalau bahasa agama, ada pernyataan bahwa jadikan sabar dan shalat sebagai penjagamu. Makna bahwa untuk bisa menjadi the positivers kita harus berikhtiar dan bertawakal.
Ada anggapan sementara orang bahwa bersabar itu identik dengan diam tanpa berbuat apa – apa. Padahal sesungguhnya sikap sabar itu tidak sesederhana itu. Seseorang yang mampu bersabar pastilah orang yang memiliki kualitas pribadi yang kuat. Karena itu kesabaran sebenarnya justru lebih identik dengan kekuatan ketimbang kelemahan. Antara lemah dan sabar adalah sangat paradoks. Orang lemah tak akan mampu bersabar, sedang orang sabar justru akan menjadi lebih kuat dalam menghadapi setiap persoalan hidupnya. Wallahu A'lam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar